Diantara ilmu yang belum mendapat perhatian sempurna pada perguruan-perguruan Tinggi Islam di tanah air kita, ialah Ilmu-Ilmu Al-quran atau Ilmu Ushulut Tafsir , padahal ilmu ini sangat diperlukan dalam menafsirkan dan memahami Al Qur-an.
Kurangnya kesadaran untuk mempelajari aspek-aspek ilmu Al Qur-an, sangat terasa di kalangan masyarakat islam. Banyak terjadi ada sementara orang dengan rasa tidak bersalah memberikan penafsiran terhadap sesuatu ayat secara subyektif, dan dengan hanya menguasai bahasa Arab merasa sudah sanggup untuk menaafsirkan ayat-ayat Al qur'an.
Seseorang yang telah mempelajari Tafsir, belum berarti ia telah mempelajari Ilmu Tafsir. Bila ada orang yang telah menamatkan kitab Tafsir Jalalain umpamanya, maka tidak berarti ia telah menyelami lubuk dan seluk beluk Ilmu Tafsir.
Diantara keistimewaan Asy Syafi'ii, ialah menyusun Ushul-Ushul istimbath dan membentuk qaidah-qaidah ammah kuliyyah.
Mempelajari fiqih dengan cara mengemukakan pendapat-pendapat para imam mujtahid yang diiringkan dengan dalilnya masing-masing, adalah studi yang paling banyak manfaatnya dan paling tinggi nilainya.
Dengan mendalami manhaj istid-lal dan istimbath yang telah dilakukan para imam madzhab baik dalam kalangan Ahlus Sunnah maupun dalam kalangan syi'ah, nyatanya bahwa semua mujtahid menggali hukum syara' dari sumber yang azazi : Kitabullah dan Sunnatur Rasul.
Buku ini membahas dan membicarakan kedua macam Tasyi' itu.pembahasannya melengkapi segala persoalan yang berhubung dengan akidah, akhlak dan maumalah antara manusia dengan manusia secara umum.
Buku ini secara ringkas namun lugas, menjelaskan semua tentang syariat ibadah qurban dan memberikan tuntunan yang benar mengenai syarat pelaksanaannya.
berdzikir dan berdoa adalah suatu tugas gama yang sangat penting.