Telaah dalam buku ini difokuskan pada ilmu jarh (celaan) dan ta'dil (pujian), suatu ilmu yang menjadi inti yang digunakan para kritikus sanad hadis, sehingga martabat hadis berbeda satu sama lain. ada hadis yang disebut hadis shih, hasan, dan dhaif dengan berbagai tingkatannya, bermuara pada ilmu jarh dan ta'dil, serta periwayatnya.
Agama tampaknya telah menjadi kesalehan eskapitis yang membiarkan dirinya menjadi simbol yang bisu bahkan acuh terhadap kemungkaran sosial yang terus berlangsung. Semestinya agama mengambil prakasa untuk mempertanyakan keadaan sosial ekonomi yang timpang tidak hanya bentuk menanamkan kesalehan ritual, tapi yang lebih penting dari itu yaitu mewujudkan kesalehan sosial yang mampu membongkar prose…
Konstektual, toleran, menghargai tradisim progresif dan membebaskan, itulah lima karakter Islam Pribumi yang ditawarkan oleh para penggagasnya di dalam buku ini. Buku ini meneropong realitas keindonesiaan dan mendialogkannya dengan berbagai isu yang mu8ncul di tengah masyarakat. Dengan mengangkat masalah masalah aktual, buku ini menjadi bacaan popiler yang bernuansa reflektif untuk melihat kemb…
Buku ini mendeskripsikan tanda-tanda akhir zaman yang digambarkan oleh Rasulullah agar kita bisa memahami situasi dan kondisi kita, sebagai umat terakhir.
Alam kubur merupakan tempat tinggal pertama diatara sekian tempat yang akan disinggahi setelah kehidupan dunia ini.
Dalam buku ini, penulis membahas tentang perbuatan-perbuatan keji berikut bahaya yang ditimbulkan, faktor penyebabnya, serta sanksi-sanksi dan solusinya.
Buku yang ada di hadapan anda ini membahas tentang jawaban terhadap musuh-musuh Sunnah dimana mereka berani membuat hadits-hadits palsu, meniali hadits shahih menjadi dha'if atau sebaliknya, dan tidak menerapkan sustansi yang tersurat dalam hadits shahih.
Dasar metode tafsir bintusy-syathi adalah diktum yang dikemukan para musafir klasik "AL-Quran menjelaskan dirinya sendiri dengan dirinya sendiri " (tafsir ayat dengan ayat)- meskipun para mufasir klasik tidak menerapkan diktum tersebut secara sistematis.