Tulisan-tulisan dalam buku ini mengindikasikan adanya kebutuhan yang mendesak bagi adanya pola dialog sinergis antara negara dan masyarakat. Indikasi yang berlatar belakang keterkaitan kepolisisan yang secara langsung merupakan salah satu institusi birokrasi negara yang mengemban tugas tanggungjawab sosial kemasyarakatan yang menjadikannya mampu meletakkan diri dalam format yang tepat sebagai a…
Buku ini menyajikan pendekatan komparatif dan komprehensif dengan mengetengahkan pandangan para ahli sosiologi agama dari berbagai aliran dan latar belakang agama. dan buku ini mengetengahkan kajian tentang agama dan masyarakat melalui pendekatan sosiologi agama.
Reformasi Politik dan pemberdayaan masyarakat sebagai tema sentral yang diangkat buku ini, merupakan dua frasa politik terdepan dalam konteks kekinian (baca: era reformasi) di Indoensia. meski berbeda, keduanya mempunyai titik temu yang sama yakni pembaharuan hubungan anatara negara dan masyarakat. Mengapa perlu pembaharuan anatara negara dan masyarakat sebagai fokus reformasi politik dan pembe…
Kewarganegaraan dan Masyarakat Madani menjadi pembahasan menarik karena ia tidak saja berkait dengan hubungan antarmanusia dalam relasi-relasi humanisme, tetapi lebih jauh ia juga meletakkan gagasan spiritual manusia. Gagasan spiritualisme manusia menghubungkan antarmanusia dalam relasi humanis untuk membentuk sebuah komunitas manusia yang beradab. Buku ini mencoba menuangkan pemikiran-pemikira…
Lembaga-lembaga fiskal juga telah mengalami perubahan. Pertumbuhan sektor pemerintahan di AS merosot pada dawarsa 1980 an, dengan anggaran pertahanan yang meningkat sehingga memperkecil jatah anggaran kemasyarakatan.
Buku ini dapat dijadikan bahan acuan maupun pertimbangan bagi setiap kalangan (polisi,pejabat, negara, pembisnis, dan tokoh publik lainnya) sdalam pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan publik.
Buku ini banyak menyorot ketegangan dan konflik-konflik yang terjadi di NU, baik sebagai akibat dari pergolakan kepentingan tokoh-tokoh NU sendiri pada tingkat intern maupun akibat interaksinya dengan para elit islam di luar NU, serta para aktor politik yang berperan kuat pada tingkat negara.
Demokratisasi melalui civil society mengandaiakan terbentuknya entitas masyarakat yang relatif otonom dari intervensi negara, dan tersedianya ruang publik bebas bagi suatu bentuk komunikasi yang tidak terdistorsi. Tersedianya dua kondisis ini, yaitu otonomi dan kebebasan ruang publik, merupakan prasyarat bagi terbentuknya tatanan kehidupan bernegara yang demokrstis. Pemberdayaan civil society s…