Buku ini sudah selayaknya dimiliki dan dipelajari oleh pengusaha, masyarakat dan mahasiswa yang menginginkan kemajuan dan mempunyai cakrawala yang luas mengenai ekonomi. Karena dalam buku ini dibahas hampir semua hal yang elementer mengenai Pembangunan, Keuangan dan Perbankan, pengertian dan masalahnya.
Bahwa buku ini disusun denga harapan dapat memberikan pengertian yang lebih baik mengenai hubungan yang rumit antara proses pembangunan ekonomi, pembagian pendapatan, kesempatan kerja, dan kemiskinan absolut serta berbagai pendekatan alternatif yang diajukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat dengan pemerataan.
Situasi perekonomian selama tahun 1978 berada dalam keadaan tertekan. Perekonomian Amerika Serikat dalam tahun 1978 tumbuh dengan 3,8%, perekonomian Jerman Barat dengan 2,7% dan perekonomian Jepang dengan 5,6%.
Di antara negara-negara industri, maka Jepang adalah satu-satunya negara di mana diperkirakan bahwa laju pertumbuhan tahun ini akan meningkat (4,50% tahun 1981, dibandingkan dengan 3,50% tahun 1980), disertai oleh tingkat pengangguran yang menurun (2% tahun 1981, dibandingkan dengan 2,20% tahun 1980), walaupun di lain pihak laju inflasi menunjukkan kenaikan (5% tahun 1981, dibandingkan engan 2%…
Minyak mentah bukan saja komoditi ekspor, tetapi juga merupakan sumber energi untuk transport, industri, pembangkit tenaga listrik serta keperluan ruah tangga pemenuhan kebutuhan dalam negeri dari tahun ketahun menunjukkan konsumai yang meningkat.
Dalam keadaan ekonomi yang penuh tantangan sekarang ini, kita semua dituntut untuk bersikap lebih analitis dan dapat menemukan berbagai alternatif untuk menjaga agar momentum pembangunan yang telah kita capai selama ini dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan terus.
Dilihat menurut sektor produksinya ada 3 sektor produksi yang pertumbuhannya melampui target Repelita IV, yaitu sektor pertanian (3,45% dibandingkan dengan target 3%), sektor industri manufaktur (9,84% dibandingkan dengan target 9,5%) dan sektor pengangkutan dan komunikasi (5,22% dibandingkan dengan 5,2%).
Sektor Ekonomi yang menjadi andalan dizaman yag lampau, yakni sektor Minyak dan Gas Bumi, tidak dapat menyumbang banyak terhadap angka pertumbuhan PDB ini, antara lain oleh karena pembatasan OPEC.
Buku ini memebahas tentang prospek mengatasi kelemahan pembayaran sebagai akibat menurunnya pendapatan dari migas karena itu masalah efisiensi dan alternatif penggunaan sumberdaya yang lebih optimal.
Buku ini merupakan kumpulan karya tulis yang komprehensif mengenai Perkembangan Ekonomi Indonesia sejak akhir tahun 1960 an sampai masa kini, dan yang keseluruhannya mengkaji dan menganalisis masalah-masalah penting perekonomian nasional.