Apa yang akan kita peroleh dari buku ini ialah sebuah gambar perjalanan orang bugis dari periode periode kelampauannya, sekaligus juga kita dapat melakukan permenungan untuk menatap wajah kebugisan kita di kekinian dan juga untuk membayangkan (makna) kebugisan untuk hari-hari mendatang.
Buku ini menyajikan pendekatan komparatif dan komprehensif dengan mengetengahkan pandangan para ahli sosiologi agama dari berbagai aliran dan latar belakang agama. dan buku ini mengetengahkan kajian tentang agama dan masyarakat melalui pendekatan sosiologi agama.
Tulisan-tulisan dalam buku ini mengindikasikan adanya kebutuhan yang mendesak bagi adanya pola dialog sinergis antara negara dan masyarakat. Indikasi yang berlatar belakang keterkaitan kepolisisan yang secara langsung merupakan salah satu institusi birokrasi negara yang mengemban tugas tanggungjawab sosial kemasyarakatan yang menjadikannya mampu meletakkan diri dalam format yang tepat sebagai a…
Reformasi Politik dan pemberdayaan masyarakat sebagai tema sentral yang diangkat buku ini, merupakan dua frasa politik terdepan dalam konteks kekinian (baca: era reformasi) di Indoensia. meski berbeda, keduanya mempunyai titik temu yang sama yakni pembaharuan hubungan anatara negara dan masyarakat. Mengapa perlu pembaharuan anatara negara dan masyarakat sebagai fokus reformasi politik dan pembe…
Kewarganegaraan dan Masyarakat Madani menjadi pembahasan menarik karena ia tidak saja berkait dengan hubungan antarmanusia dalam relasi-relasi humanisme, tetapi lebih jauh ia juga meletakkan gagasan spiritual manusia. Gagasan spiritualisme manusia menghubungkan antarmanusia dalam relasi humanis untuk membentuk sebuah komunitas manusia yang beradab. Buku ini mencoba menuangkan pemikiran-pemikira…
IKOPIN, sebagai pusat pengembangan ilmu dan teknologi serta amal ilmiah di bidang perkoperasian, mempunyai maksud untuk mencetak kader-kader penerus cita-cita koperasi yang akan mengantar rakyat Indonesia ke arah terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berlandaskan falsafah PANCASILA dan UUD 45.
Sastra selama ini seolah-olah ditunjukan untuk pembaca lai-laki dan perempuan dipaksa untuk membaca sebagai laki-laki . namun"
kepariwisata merupakan bagian integral pembangunan nasional yang dilakukan secara sistematis ,terencana, terpadu, berkelanjutan dan bertangungjawab, memberi nilai perlindunga terhadap nilai agama, budaya yang hidup dalam kehidupan masyarakat, kelestarian dan mutu lingkungan hidup, serta kepentingan nasional.