Konsep teologi yang digagas oleh Sayyid Muhammad Rasyid Ridha' (1865 - 1935), dalam tafsir al-manar masih belum banyak dikenal, apalagi dianut oleh umat. Ia menekankan keniscayaan hukum kausalitas dan sunatullah, kebebasan manusia dalam berkehendak sesuai dengan batas - batas kemampuannya, dan keadilan Allah dalam membalas perbuatan makhluk - makhlukNya
Al- Juwaini, salah seorang teolog muslim terkenal yang hidup pada masa terjadinya pertentangan kalam antara aliran As'ariyah dan Mu'tazil, muncul dengan pemikiran teologinya yang rasional dan sistematis. Walaupun dikenal sebagai pengikut aliran Asy'ariyah, namun uniknya komentar-komentar dan pemikirannya mengacu pada pemahaman ajaran Mu'tazilah, Maturidiyah, dan juga ajaran Asy'ariyah sendiri.
Istilah kebatinan bagi sebagian identik dengan sesuatu yang negatif, tidak ilmiah, dan irasional. Sifat negatif ini melekat karena kata kebatinan sendiri dikonotasikan dengan kata klenik. Dengan demikian, tidak ada manfaatnya mempelajari kebatinan di era zaman yang semakin modern saat ini. Padahal kebatinan pada awalnya merupakan gerakan revolusi moral-spiritual dalam memperkauat jati diri dan …
Buku ini berisi pembahasan tentang hukum-hukum fiqih mengenai ibadat.
7 Perdebatan utama dalam teologi islam menjelaskan tentang 1. wujud Allah, 2. Keesaan Allah, 3. sifat-sifat Allah, 4. Perbuatan Allah & perbuatan manusia, 5. Keadilan Tuhan, 6. Hari kiamat, 7. Rasul dan wahyu. Dalam pembahasan tentang tujuh pokok persoalan di atas, Ibn Rusyd banyak mengkritisi pendapat para mutakallim karena sering tidak merujuk kepada Al-qur'an, tetapi berkiblat kepada alam pe…
Hidup bagi manusia merupakan titipan Ilahi untuk memberi kesempatan untuk berbuat apa yang dikehendakinya. Pemberian amanat berupa jabatan, kepercayaan dan tanggung jawab juga disambut dengan penuh senyuman di dunia, namun berakhir dengan tangisan dalam pengadilan Allah nantinya.
Tim pelaksana pengumpuilan data/analisa sejarah diplomasi Indonesia telah mengumpulkan tulisan pengalaman mantan Duta Besar RI. Tulisan-tulisan diusahakan penempatannya menurut urutan peristiwanya. Dimulai dari Kementrian Luar Negeri di Jakarta dan Yogyakarta,kemudian diikuti oleh peristiwa hubungan Luar Negeri RI. Selain mengumpulkan tulisan mengenai pengalaman dalam dinas luar negeri,Tim juga…
Bagi Masyarakat Yang Majemuk, Diskusi Tentang Kemoralan secara Filsafati Akan Senantiasa Aktual Dan Relevan. Modal Kita Sama, Yakni Kemampuan Intelektual Dan Rasional.