Bagaimana memulai dekonstruksi teologi? itulah pertanyaan yang sangat signifikan dalam buku ini. Berangkat dari persepsi bahwa dekonstruksi bukan hanya berarti membongkar konstruksi yang ada, tetapi juga melakukan rekonstruksi, pengarang melihat perlu adanya pergeseran paradigma yang bercorak tradisional, yang bersandar pada paradigma logico-metafisika (dialektika kata-kata kearah teologi yang …
Teologi menurut pengertiannya yang umum, ialah ilmu yang membicarakan tentang kenyataan-kenyataan dan gejala-gejala agama dan tentang hubungan nTuhan dengan Manusia, baik dengan jalan penyelidikan, pemikiran murni atau dengan jalan wahyu. Adapun Ilmu Kalam, karena lapangan pembicaraannya sama dengan lapangan-lapangan Teologi, yaitu sekitar Tuhan, ada-NYa, keesaan-NYa, sifat-sifat-NYa dari segal…
Teologi, sebagai mana diketahui,membahas ajaran - ajaran dasar dari suatu agama. Setiap orang yang ingin menyelami seluk beluk agamanya secara mendalam,perlu mempelajari teologi yang terdapat dalam dalam agama yang dianutnya. Mempelajari teologi akan memberi seseorang keyakinan - keyakinan yang berdasarkan pada landasan kuat,yang tidak mudah di umbang ambing oleh perbedaan zaman.
Al- Juwaini, salah seorang teolog muslim terkenal yang hidup pada masa terjadinya pertentangan kalam antara aliran As'ariyah dan Mu'tazil, muncul dengan pemikiran teologinya yang rasional dan sistematis. Walaupun dikenal sebagai pengikut aliran Asy'ariyah, namun uniknya komentar-komentar dan pemikirannya mengacu pada pemahaman ajaran Mu'tazilah, Maturidiyah, dan juga ajaran Asy'ariyah sendiri.
7 Perdebatan utama dalam teologi islam menjelaskan tentang 1. wujud Allah, 2. Keesaan Allah, 3. sifat-sifat Allah, 4. Perbuatan Allah & perbuatan manusia, 5. Keadilan Tuhan, 6. Hari kiamat, 7. Rasul dan wahyu. Dalam pembahasan tentang tujuh pokok persoalan di atas, Ibn Rusyd banyak mengkritisi pendapat para mutakallim karena sering tidak merujuk kepada Al-qur'an, tetapi berkiblat kepada alam pe…
Teologi Islam yang diajarkan di Indonesia pada umumnya adalah teologi dalam bentuk Ilmu Tajwid.
Pendidikan agama islam (PAI) sebagai mata kuliah yang diajarkan perguruan tinggi umum (PTU) memiliki peran mediator dalam proses pembentukan kepribadian mahasiswa. Mata kuliah Pendidikan agama islam juga sangat penting unutk menanamkan nilai - nilai keagamaan yang bersifat transformatif kepada mahasiswa sebagai agen pembangunan di era post-modern ini.
Metode dan teknik islam untuk disiplin ilmu (IDI) merupakan akibat atau konsekuensi dari suatu pendekatan yang melihat Agama sebagai suatu sistem tata Nilai dan Norma yang membentuk (dalam arti menciptakan atau sekurang-kurangnya mempengaruhi) budaya dan atau peradaban sehingga membawa konsekuensi pengertian ibadah dalam arti luas sebagaimana tercakup dalam do'a Inna Shalati wa Nusuki wa mahyay…